Ketika Masa Itu, Berakhir…. Tapi Tak Untuk Dilupakan!!

July 6, 2009 at 9:41 am (Uncategorized)

Banyak yang bilang, masa-masa SMA itu masa yang paling menyenangkan. Masa dimana semua kenangan indah dan pengalaman baru tentang hidup, terjadi. Tapi, sepertinya banyak yang tidak sependapat juga. Ga sedikit masa-masa SMAnya itu penuh perjuangan dan kegetiran, bahkan mungkin menyesal. Beberapa merasa, masa SMA-lah mereka mendapat banyak perubahan.  Ada yang berubah menjadi lebih baik, ad juga yang sebaliknya. Yang jelas, apapun itu, semua pasti bisa diambil hikmahnya. As for me, i remember High School as lots of fun. Meski belum menyambut hidayah 4W1 seperti sekarang, tapi banyak hal yang membantu membentuk karakter seperti sekarang ini. Beberapa memang sudah dominan sejak lahir.

BasketballMungkin yang paling terindah ketika masa SMU, diantaranya ketika seru-serunya berlatih basket. Meski sebenernye bukan anak Basket (Gaya banget emang!!). Masa itu juga ingin terkenang, karena persahabatan yang saling berbagi dan tanpa mengenal status sosial maupun intelejensi. Sebuah persahabatan yang saling menguatkan, meski mungkin lebih banyak have funnnya juga. Tapi tetap dalam batas wajar, tentunya. Im not that stupid, to fall at a pudle of mud, you know!!

Apalagi waktu kelas 3 SMA, seneng banget rasanya bisa masuk IPA. jadi ga harus belajar Akuntansi lagi… Siip.Tapi ternyata, FISIKA lebih ngejelimet. Hoosh….dan terakhir, most anctiest of all….PERPISAHAN ke PANGANDARAN, 3 hari 2 malam. seruuuuuuuuuuuuuuuuuu…. specially waktu ke Green Canyon (i even got a picture of it)

green_canyon4That place was magnificent, ga kalah d pokoknye ma yang di Amerika sana. Apalagi ini kawasan wisata Indonesia asli.

Hmm… Buat yang mo liburan, rekomendasi yang bagus tuh. Terutama musim-musim liburan sekolah gini.

ya…

Masa-masa itu memang sudah lama berlalu, tapi tetap terkenang indahnya dan tersimpan di memori. karena Suatu saat, ketika ingin  mengingatnya sejenak. Meski tak mungkin kembali, memori tentangnya dapat dibuka lagi.

Permalink Leave a Comment

a love letter to my muslim’s brother n sister

June 22, 2009 at 9:47 am (a litle words from a me)

Untuk saudara/saudariku tercinta coz Allah

Mou  tashou no risuku wa kakugo deshou. Nanka korunda tte tatsu (get it on). Nare ai ja nai ze, kami hitoe no sesshon. Irikunda kanjou kidzukiageta kesshou. Medo in hyuuma no dorama, no enchou, marude moesakaru yoshihara no enjou. Endoresu saki mo korogaru nichijou. warau hodo baka ni, narerutte koto.”

kepal


subhanallah saat membaca arti kata-katanya, makna yang terkandung dalam lyric salah satu lagu favorit serial Naruto itu dalem banget. Disini penulis hanya mengutip sebagian lyricnye aje, suatu saat pasti bakalan ngebahas tentang isi lagunya. Kurang lebih artinya mengenai bagaimana kesiapan kita dalam menghadapi kendala-kendala dalam hidup, penulis menganalogikan sebagai kendala-kendala dalam berdakwah. Tidak  dapat kita hindari, bukankah pada kenyataannya perjalanan dakwah itu ga selalu mulus dan halus?!! Siapkah kita menghadapi batu kerikil ataupun duri yang tersebar!! Tentunya kita harus tetap bangkit, meski sudah berkali-kali terjatuh. Inilah risalah yang wajib kita jalani, sebagai wakil-wakil Allah dibumi, yang akan dibanggakan oleh Rasulullah saw diakhirat nanti karena jumlah yang banyak. Namun jumlah tanpa kualitas serta ukhuwah yang mengikatnya, tentunya bukan harapan kita juga bukan?!!

Belum lama ada seorang teman penulis berbicara, “Ketika tarbiyahnya baik tapi manajemennya kurang baik, bagaimana nasib ummatnya?!” Perkataannya ada benarnya juga.

kepalan tangan ke udara....TAKBIR!!!

“Apa kalian siap menghadapi rintangan? Kalian harus tetap bangkit, meski sesering apapun kalian terjatuh. Ini bukanlah suatu konspirasi, hanya bagian kecil dari sebuah kehidupan saja.  Perasaan yang gundah, berubah menjadi butiran kristal. Akhir cerita dari drama buatan manusia, kembali bersemangat bagai Api Yoshiwara. Masa depan yang penuh kekacauan hampir terasa tiap hari, seakan tak terpikirkan dan hanya tertawa.”

Begitulah (menurut penulis)mereka yang berada dijalan ini bersama-Nya, berani mengambil resiko dan rela terjatuh berkali-kali dan bangkit kembali, hanya demi mencapai ridho-Nya. Tapi, klo penulis boleh memberikan sarannya, realitas kehidupan juga harus dipikirkan. tentunya 4W1 tidak menyukai orang yang mendzolimi dirinya sendiri donk, meski alasannya untuk dakwah. so, offcourse there’s an obligation we have to fulfill.

Bersemangatlah saudara-saudariku tercinta karena ALLAH SWT, karena pelindung kita adalah Dzat Yang Maha Berkuasa dan Maha Pengasih serta Maha Penyayang….

Permalink 1 Comment

RENUNGAN KETIKA LAIL….

June 17, 2009 at 6:47 am (a litle words from a me)

Assalamu’alaikum Warohmatullah,

Hmm….Dah lama banget y ga ngecek tulisan-tulisan sendiri. Meski blom ahli-ahli banget menulis. That remind’s me….

*penggunaan kata-kata puitis, dimulai*

akatsuki-langit petang

Setelah sholat malam…, ditengah keheningan malam…coba diri ini merenung…tentang :

1.Kepala kita! Apakah ia sudah kita tundukkan, rukukkan dan sujudkan dengan segenap kepasrahan seorang hamba yang tiada daya di hadapan Allah Yang Maha Perkasa, atau ia tetap tengadah dengan segenap keangkuhan, kecongkakan dan kesombongan seorang manusia?

2. Mata kita! Apakah ia sudah kita gunakan untuk menatap keindahan dan keagungan ciptaan-ciptaan Allah Yang Maha Kuasa, atau kita gunakan untuk melihat segala pemandangan dan kemaksiatan yang dilarang?

3. Telinga Kita! Apakah ia sudah kita gunakan untuk mendengarkan suara adzan, bacaan Al Qur’an, seruan kebaikan, atau kita gunakan utk mendengarkan suara-suara yang sia-sia tiada bermakna?

4. Hidung Kita! Apakah sudah kita gunakan untuk mencium sajadah yang terhampar di tempat sholat, mencium anak-anak tercinta serta mencium kepala anak-anak yatim piatu yang sangat kehilangan kedua orangtuanya dan sangat mendambakan cinta bunda dan ayahnya?

5. Mulut kita! Apakah sudah kita gunakan untuk mengatakan kebenaran dan kebaikan, nasehat-nasehat bermanfaat serta kata-kata bermakna atau kita gunakan untuk mengatakan kata-kata tak berguna dan berbisa, mengeluarkan tahafaul lisan alias penyakit lisan seperti: bergibah, memfitnah, mengadu domba, berdusta bahkan menyakiti hati sesama?

6. Tangan Kita! Apakah sudah kita gunakan utk bersedekah kepada dhuafa, membantu sesama yang kena musibah, membantu sesama yang butuh bantuan, mencipta karya yang berguna bagi ummat atau kita gunakan untuk mencuri, korupsi, menzalimi orang lain serta merampas hak-hak serta harta orang yang tak berdaya?

7. Kaki Kita! Apakah sudah kita gunakan untuk melangkah ke tempat ibadah, ke tempat menuntut ilmu bermanfaat, ke tempat-tempat pengajian yang kian mendekatkan perasaan kepada Allah Yang Maha Penyayang atau kita gunakan untuk melangkah ke tempat maksiat dan kejahatan?

8. Dada Kita! Apakah didalamnya tersimpan perasaan yang lapang, sabar, tawakal dan keikhlasan serta perasaan selalu bersyukur kepada Allah Yang Maha Bijaksana, atau di dalamnya tertanam ladang jiwa yang tumbuh subur daun-daun takabur, biji-biji bakhil, benih iri hati dan dengki serta pepohonan berbuah riya?

9. Perut kita! Apakah didalamnya diisi oleh makanan halal dan makanan yang diperoleh dengan cara yang halal sehingga semua terasa nikmat dan barokah. Atau didalamnya diisi oleh makanan yang diperoleh dengan cara yang tidak halal, dengan segala ketamakan dan kerakusan  kita?

10. Diri kita! Apakah kita sering tafakur, tadabur, dan selalu bersyukur atas karunia yang kita terima dari Allah Yang Maha Perkasa?

(Dari berbagai sumber, dgn sedikit ‘editing’ tanpa mengubah makna aslinya)

sepertinya memang kegiatan seperti itu lebih baik untuk sering dilakukan, terutama buat temen-temen yang emank aktif dalam dakwah. Karena ditangan kalianlah kesuksesan dakwah akan diraih, dan itu tidak cukup hanya dengan kerja keras tanpa doa, bukan?!! so, jangan cuma klo mo istikhoroh aj bangun malemnye…hihi (Piss y’all).

Renungan diatas tertuju buat penulis pribadi c, tapi Alhamdulillah banget klo orang lain juga bisa mengambil hikmah n manfaatnye. Sudah jadi tugas kita sesama saudara muslim untuk saling mengingatkan, toh!!

Tetap SEMANGAT saudara-saudariku tercinta coz 4W1, manusia tidak bisa menjadi samudera, namun karena samuderalah percikan air itu ada.

Permalink 1 Comment

Ayo, BERUSAHA!!!!

January 19, 2009 at 12:46 pm (Uncategorized)

Sebagai mahasiswa, sewaktu kuliah. Kerap paradigma kita adalah, setelah lulus nanti akan bekerja diperusahaan atau instansi yang sesuai dengna latar belakang studi kita. Karena itu, banyak yang pada akhirnya mengembangkan skill mereka, sesuai dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan saat ini. Tapi ketika lulus, ga mustahil juga paradigma kita jadi sedikit bahkan berubah total. Apalagi saingan kita yang sesama lulusan universitas, ga sedikit. Dan banyak lagi alasannya.

Teringat kata-kata tetangga waktu kecil dulu, yang sampe  sekarang bisa dibilang merupakan paradigma saya untuk kuliah. Ketika itu masih Kelas IV SD, saat bermain dengan anak tetangga yang sebaya, ga sengaja kakaknya yang baru saja lulus kuliah melewati kami yang sedang bermain karambol. kemudian sambil berjalan, dia mengeluarkan statement “Yang Namanya Sarjana Itu, Seharusnya Orang-Orang Yang Menciptakan Lapangan Pekerjaan. Bukan Yang Ikut Melamar Kerja!!!” yang sampai saat ini selalu teringat. Mind set itulah yang akhir-akhir ini coba diwujudkan, dan memang tidaklah mudah. Perjalanan prosesnya memang sedikit demi sedikit tergambar, dan bisa dibuat perencanaannya, namun hasil akhirnya, hanya 4W 1 yang tau. Tapi setidaknya berusaha, bukankah ntu kewajiban!!!

Kini orang yang mengatakan statemen tadi telah memiliki usaha percetakan yang cukup berkembang. Meskipun tempat yang ia miliki, belum bisa dikatakan sesuai, namun jaringan yang sudah dibangunnyalah yang membuatnye selalu kebagian rejeki.

Semua memang tergantung Komitmen dan Konsistensi kita dalam membangun sebuah usaha, bagi teman-teman yang sudah lebih dulu sukses, tentunya jangan melupakan saudaranya yang lain.

semoga 4W1 memberikan yang terbaik atas segala niat dan usaha yang akan dilakukan.

SEMANGAT-SEMANGAT!!!!

Permalink Leave a Comment

17 AGUSTUS-an…

August 14, 2008 at 9:12 am (a litle words from a me)

Ude tanggal 14 Agustus ni, this year is 2008, it’s an old age….

Klo inget waktu kecil, 17 Agustus ntu termasuk salah satu tanggal yang dinanti. Selain hari libur, ga sabar aje pengen ikut ngeramein lomba-lomba dari RT, paling yang bikin males cuma upacaranye….hehehe….jujur aje, masa libur2 diwajibin upacara juga disekolah, mane waktu SMA pake ngongkos lagi!!!

klo dipikirin sekarang, mungkin karena dulu blom terlalu paham banget, ape c arti “17 Agustus”, taunye cuman klo tanggal segitu Indonesia merdeka n bakalan banyak lomba-lomba seru….tapi sebenernye, dibalik ntu ade banyak banget hikmah yang bisa dicermati. dari mulai gimana perjuangan para Pahlawan dalam meraih kemerdekaan, bukan hanya yang berjuang lagsung dimedan perang, taoi juga para Pahlawan yang menggunakan pemikiran serta pengaruh politik mereka dalam berjuanga.

Dibanding saudara-saudari kita yang di Palestina sana, keadaan negara kita jauh lebih baik. Tapi….kayanye masih aje sedikit dari kite yang bersyukur dan mengisi kemerdekaan ini dengan baik….mungkin ana termasuk salah satu diantaranya….Wallahu a’lam bisshowab.

Mungkin ga sedikit juga dari masyarakat kita terutama generasi mudanye, yang menganggap klo “17 Agustus” ntu cuma seremonial upacara yang diikuti sama perlombaan2 (mulai dari yang umum, unik sampe aneh) yang diadain diseluruh nusantara. dulu pun ga cuma ana yang ngerasa males ikut upacara disekolah klo 17-an, yah….ga patut dicontoh emank.

What im trying to wrote here is that, there’s no mistake like that again happend in our future. Bisa jadi klo bukan dari diri sendiri yang sadar, nanti anak-anak kita ataupun generasi2 dibawah kita banyak yang ga memahami arti kemerdekaan.

Yang diinginkan rakyat Palestina hanyalah bisa tinggal dengan bebas ditanah kelahiran mereka, tapi gimane bisa…klo Yahudi Laknatulloh masih bercokol disitu!!!! Nah, pegimane kite yang ude hampir 63 tahun merasakan kehidupan merdeka yang damai….kayanye, masih jauh dari ntu.

Well….i’m not sure how i’m gonna spend my independence day @ 17th of  August….i wonder how y’all gonna spend you’rs….

Permalink 2 Comments

August 7, 2008 at 1:07 pm (a litle words from a me)

It’s amazing how technologie grew up so fast this day’s,here i am watching TV afther praying,tiba-tiba g sdar ud ngotak-ngatik HP Ade ana.Kepikiran buat nulis dblog lagi. Subhanallah….Gimana teknologi sekarang ud sangat2 maju,g perlt PC lg klo mo google-an atawe YM-an,praktis bgt dah!! Teknologi yg kaye gini bole diacungin jempol ni,tp tetep y…Secanggih apapun teknologinye,klo orang yg m’gunakannye ‘ble-e’ ya bukannye manfaat yg didapet,malah ngerusak…Sejuj?! Well,enugh for now,..Write y’all later

Permalink Leave a Comment

HISTORY!!!….fact or fiction??

August 7, 2008 at 8:05 am (a litle words from a me)

HISTORY….SEJARAH…

Diliat dari judulnye emank kurang menarik, but who know’s….might be something interesting for all of us.

Ga bisa dipungkiri, mengetahui sejarah ntu sangat penting buat kita. Minimal tau sejarah negeri kita sendiri, kaya ape sih perjuangannye rakyat Indonesia meraih kemerdekaan di tanah kelahirannye sendiri. Pastinye, banyak manfaat yang bisa kita dapat. Selain kita jadi makin cinta sama negeri sendiri, kita juga jadi lebih tau kebenaran. Tapi ga semua sejarah ntu sesuai dengan yang ditulis oleh si “sejarah”-wan lho!!! Ga semua sejarah decara jujur terpaparkan. ‘Berarti ada kemungkinan sejarah dunia ntu dipalsuin??’ Kemungkinan itu ude pasti ade. ‘wah….janngan-jangan senua sejarah dunia ntu suatu kebohongan massal lagi!!!’ Ya, blom tentu juga. Qouryous….you have to be!!!

Ternyata Christoper Columbus bukan orang Eropa pertama yang menemukan Benua Amerika, jauh sebelum dia tiba, ada sekelompok orang yang memiliki missi tertentu mengadakan kerjasama dengan orang-orang Indian asli. Begitu juga dengan konspirasi untuk menghancurkan citra baik Presiden Soekarno -yang semua orang tau- yang suka dengan perempuan-perempuan cantik, dengan mengirimkan aktris cantik Marelyn Monroe kekamar beliau, saat beliau berkunjung ke Amerika Serikat. Juga kenyataan mengenai tangan-tangan konspirasi gelap dibalik terjadinya Revolusi Perancis, Paham Komunis, Peristiwa pembantaian orang-orang yahudi oleh Hittler (yang pada kenyataannya itu hanyalah rekayasa massal saja), bahkan konspirasi oleh orang-orang Yahudi atas Perang Dunia ke-II yang sangat merugikan banyak negara. Tidak mustahil, bila mereka saat ini sedang gencar dan sibuk mengatur rencana untuk menciptakan Perang Dunia ke-III, belum lagi kejahatan mereka terhadap saudara-saudari kita yang ada di Palestina.

Did y’all know all of that?!!! Many aren’t….

klo gitu, gimana dengan sejarah bangsa Indonesia sendiri. Are you sure it is exactly like it was written?!!!! I doub’t that….ude jadi tugas kita juga lho, buat mempelajari, menganalisa n memberitau sekaligus memperingati masyarakat kita akan kebenaran ini.

Tapi ga bisa dipungkiri juga y, terkadang kita rade males baca sesuatu yang “berat”. padahal kebanyakan ntu ilmu yang penting, pegimane ade-ade kite nih!!!

Ana saranin banget buat baca buku “Yahudi Menggenggam Dunia” n majalah-majalah Era Muslim Digest dengan berbagai seri, dijamin!!!! Perasaan pasti berkecamuk (W..D..bahasenye), klo ga percaya coba aje dibaca. Tapi tetep diinget, pemahaman kita harus bener-bener “lurus”, dalam arti keimanan kita juga harus ikut berperan dalam menelaah setiap informasi yang kita dapat. Setuj!!

So….How’s Youre History??

Permalink Leave a Comment

July 23, 2008 at 9:23 am (a litle words from a me)

Subhanallah….

ga nyangka, komen dari temen2. emang kaga salah d minta komen dari orang2 yang berilmu, Insya4W1 kaga sia-sia. iye pan?!!!

emang ga salah mengambil Ibroh dari sebuah cerita, coz interpretasi dan pendapat ornag yang ngebaca pasti beda-beda. Jujur, sebenernye ana menitik beratkan cerita tersebut pada, bagaimana sih idealisme kita nanti setelah kita terjun kemasyarakat langsung. Apakah ke”Saklek”an yang dulu kita terapkan dikampus, bisa tetap kita lakukan di masyarakat? atau, kita mulai luluh dengan melonggarkan sedikit dari prinsip-prinsip yang telah kita pegang, sedari kampus.

Seperti cerita dari Ukhti Fulana, mungkin beliau memang belum paham benar tentang bagaimana menempatkan diri, sesuai dengan kondisi yang ada (notaben karena ilmunye emank belom banyak).tapi, subhanallah. komen yang ana dpaat malah berkembang, ga hanya terangkat masalah pemahaman tentang penerapan idealisme, tapi juga komen tentang “hijab” yang bagaimanapun juga, butuh pemahaman yang baik tentang ntu semua.

Setulus hati ana ucapkan, JAZAKUMULLAH KHOIRON atas apresiasi temen-temen terhadap wacana yang ana coba angkat (walaupun sebenernye dipaksa buat kasi komen ye….afwan ye…), semoga menjadi penambah semangat bagi ana untuk terus belajar mengungkapkan pendapat dalam bentuk tulisan….ALLAHU AKBAR!!!!

DOUMO ARIGATO, minna-san!!!!

Permalink 5 Comments

Hmm…Idealismemu,kaya apa??!

July 21, 2008 at 9:35 am (a litle words from a me)

Suatu ketika, sebutlah Ukhti Fulana….seorang akhwat yang tarbiyahnya baru seumur jagung (blom ade 3 taun), ikut dalam syuro kepanitiaan diDPRanya. Awalnya dia masih maklum dengan waktu dan tempat Syuro dilaksanakan, karena sebagian besar orang-orang yang aktif diDPRa memang kebanyakan jam kerjanya padat, jadi hanya bisa syuro pada malam hari. Tapi saat mengetahui betapa terlambatnya kehadiran hampir besar peserta syuronya, Ukhti Fulana mulai mengernyitkan dahi. Apalagi saat syuro berlangsung, tidak ada hijab yang membatasi antara Ikhwan dengan akhwat, bahkan tidak sehelai kain pun. Kontan sifat lugasnya langsung muncul, tanpa basa-basi lagi Ukhti Fulana langsung menanyakan pada salah satu peserta syuro akhwat mengenai hijab. ternyata, penjelasan jawaban dari temannya yang mengatakan, “yang penting hijab hati ukhti.” tidak semudah itu meyakinkan hatinya. Ukhti Fulana yang terbiasa menjaga pandangan terhadap lawan jenis saat dikampusnya, juga terbiasa terhalangi hijab saat syuro, sehingga bisa lebih leluasa mengemukakan pendapat, kurang memahami keadaan syuro saat itu.

Bagaimana jika iu adalah antum dan antuna sekalian? bagaimana sikap kalian, apakah pemahaman terhadap ilmu yang didapat akan mempengaruhi pendapat, sehingga bisa lebih memahami keadaan.
atau….Idealisme yang bagaimana yang kita punya?

Selayaknya sebuah kisah, semoga dapat diambil hikmah yang terkandung didalamnya. Seperti kisah-kisah dalam Al-Qur’an yang Allah ingin kita untuk mengambil dan mempelajari Ibrohnya.

Any Comments????

Permalink 4 Comments

MOM….how i really miss u…

July 2, 2008 at 1:37 pm (Uncategorized)

MasyaAllah….berasa banget d klo g ad mama,

bangun pagi berangkat kerja, yang biasanye susu coklat ame nasi goreng ud tersedia, karena mama ke Bali sama de Yuliku sayang, jadi kaga ade d. mo ga mau y, bikin sendiri lha!!

tapi Alhamdulillah, Allah emang Maha Baik. semua ntu pasti ade hikmahnye, one thing for sure….ana jadi bisa masak d, meski ga sekelas koki2 di Alle Quisin atw acare semacamnye, yang pasti dapet pujian dari Papa. tumis kangkung buatan ana ampe ludes dimakan (ape emank lagi laper kli y, jadi kaga berasa enak ape kaganye, hajar bleh!!)….

yah….ga papa lah, disyukuri aje.

MOM….Please get home soon, i Lop u so Much dah!!

Permalink Leave a Comment

Next page »