ISLAMIC BOOK FAIR 2010

February 5, 2010 at 5:18 am (Uncategorized)

JADWAL ACARA ISLAMIC BOOK FAIR 2010 (5-14 Maret 2010)

Tema “MEMBANGUN GENERASI ISLAMI, CERDAS DAN MANDIRI”

IBF Buka Cakrawala dan Wawasan

1. Ceremonial Pembukaan 9th IBF 2010
2. Performance Team Nasyid

IBF Bangun Keluarga

3. Talkshow & Bedah Buku “Negeri 5 Menara”
4. Grand Launching “The Miracle Qur’an)
5. Dongeng Science Teatterical “Bermain Sains itu Asyik”
6. Talk Show “Sahih Fikih Wanita”
7. Launching Pro LM
8.Launching Buku “Dr. Briantono”

IBF Bangun Inspirasi

9. Launching “Al-Qur’an anak”
10. Launching dan dialog interaktif”Fikih Sunnah”
11. Talkshow ‘Jam Waktu Sholat’
12. Peluncuran 10 Novel

IBF Bangun Moral Bangsa

13. Semi Final Lomba Nayid Anak
14. Orasi Ilmiah ” Membangun Generasi Islami, Cerdas dan Mandiri”

IBF Wujudkan Pendidikan Bangsa

15. Talk Show “Membangun Generasi Islami, Cerdas & mandiri Perspektif Pendidikan”

IBF Mempersatukan Umat

16. Talk Show “Membangun Generasi Islami, Cerdas & mandiri Perspektif Hukum”
17. Story Telling “Kisah Teladan Nabi dan Rasul”
18. Bedah Buku “Pangkal Kekeliruan Golongan Sesat”
19. Talk show “Muhammad The Hauvel”

IBF Bangun Generasi Islami

20. Launching buku “Story Telling”
21. Talk Show “Membangun Generasi Islami, Cerdas & mandiri Perspektif Politik”
22. Bedah Buku “Atlas Pejalanan Nabi Muhammad”
23. Training Interactive Motivation

IBF Wujudkan Cita-cita Bangsa

24. Bedah Buku “Kekuatan Doa Ibu”
25. Bedah Buku Rame

Dalam Dekapan Ukhuwah,
Jiwa-jiwa Gagah yang Pantang Menyerah,
Novel “Cinta Sang Penjaga Telaga”

26Launching Buku dan Training Akbar
“Spiritualpreneurship; Kaya Raya seperti Sahabat Nabi”

IBF Bangkitkan Kekuatan Bangsa

27. Bedah buku “Nafas-Nafas Cinta Islami”
28. Talk Show Parenting Muslim “Kisah Memotivasi Anak Berprestasi”
29. Bedah Buku “Management Gerakan Dakwah Ibroh Perang Khandak”
30. Coming soon Film ‘Dalam Mihrab Cinta’
31. Talk Show “like Mother like Daugther”

IBF Wujudkan Bangsa Cerdas & Mandiri

32. Louncing Nasyid Anak dan Konser Snada
33. Bedah buku “Api Sejarah”
34. Temu artis film ‘Hafalan Sholat Delisa’
35. Islamic Parenting Seminar “Membangun Keluarga Islami”
36. KONSER NASYID
37. Tausyiah “Membangun Generasi Islami, Cerdas dan Mandiri”

Permalink Leave a Comment

Just Wanna Inform You All….Don’t Missunderstood Before Reading It!

September 9, 2009 at 6:10 am (Uncategorized)

Hmm….Sebenernya ga ada niatan apa-apa waktu kepikiran pengen posting berita ini, ke MP. Tapi sejenak, sempet ngerasain juga (tepatnye c, memposisikan diri sebagai beliau) wkatu ngebaca isi surat klarifikasinya. Yang dipikirkan ketika itu, hnaya, bagaimana klo hal itu terjadi pada saya pribadi. Yang hanya mencoba menjadi hamba yang lebih baik dengan mengikuti kegiatan-kegiatan positif dalam rangka meningkatkan keimanan saya kepada ALLAH SWT, juga mengupayakan kedekatan dengan ALLAH SWT. Mungkin juga itu yang menjadi pertimbangan dan tujuannya, hanya saja, orang lain memahaminya dalam persepsi yang berbeda.

Sulit di jaman sekarang ini menyaring berita dan kabar-kabar yang beredar, tidak seperti generasi Rasulullah dulu, yang memang segala sesuatu itu sudah jelas sekali “benar” dan “salah”-nya. Saat ini, semua serba abu-abu, tidak hitam tidka juga putih, remang-remang!! Mungkin, kita semua (seluruh umat Muslim khususnya) kudu lebih cermat lagi dalam menilai, dan tentunya lebih termotivasi lagi dalam menggali ilmu ALLAH SWT.

Semoga yang belum bersemangat menjadi lebih meningkat rasa semangatnya, dan yang sudah memilikinya, ditingkatkan oleh ALLAH SWT rasa SEMANGAT-nya….

Allahu a’lam bi showwab….

Soraya Abdullah, mantan artis yang diberitakan menghilang, mengirim email ke redaksi detikcom. Lewat email itu , Soraya membantah menghilang. Ia juga menjelaskan hubungannya dengan keluarga tersangka terorisme M Jibril.

soraya-abdullahNamun sayang, perempuan yang akrab disapa Aya itu sama sekali tidak menyebut di mana dia tinggal saat ini. Nomor telepon yang tertera pun tidak dapat dihubungi alias tidak aktif. Dikirimi email, Soraya pun belum memberikan balasan.

Berikut klarifikasi lengkap Aya lewat email soraya.abdullah@ymail.com itu yang diterima detikcom, Senin (7/9/2009):

Segala puji hanya bagi Allah Rabb Alam Semesta, Yang Hanya Pada-Nya Segala Kekuasaan dan Segala Keselamatan seluruh penduduk langit dan bumi, Yang Menguasai Hari Pembalasan, Yang Menghitung Dengan Cepat Segala Apapun Amal yang kita lakukan di dunia ini, dan Yang Tidak Akan Tertidur terhadap hamba-Nya yang terzalimi.

Salam dan Sholawat bagi Baginda yang mulia Rasulullah SAW beserta keluarga, sahabat-sahabatnya dan seluruh pengikutnya yang setia sampai akhir zaman nanti.

“Assalaamu’alaikum manit taba’a al Hudaa amma ba’du..

Sehubungan dengan maraknya pemberitaan kami (Soraya Abdullah Balvas) di media massa tentang fitnah keterlibatan kami dengan sekelompok jaringan teroris (naudzubillah) baik di dalam maupun di luar negeri, dengan ini kami berusaha ingin mengklarifikasi permasalahan tersebut…Bi idznillah…:

1. Kami mengkaji ilmu agama ditempat Ust. Abu Jibriel (Ayahanda Muhammad Jibriel Abdurrahman), semenjak  april 2007. Isi materi pengajiannya bersifat umum, seperti fiqh, hadits dan Bahasa Arab, sama dengan pengajian-pengajian (ahlussunnah) umum lainnya. Siapa saja bisa datang bergabung mengaji di sini tanpa terkecuali. Kajian tersebut bersifat rutin semenjak beberapa tahun yang
lalu. Ini bisa dilihat dari ibu ibu yang menghadiri pengajian Ust. Abu Jibril
baik yang mengenakan penutup wajah (cadar) maupun tidak.

2. Kaitan semenjak itu kami berubah penampilan dengan mengenakan penutup muka (cadar) adalah karena keinginan pribadi kami dalam menjaga kehormatan wanita muslimah terlebih dalam keadaan pergaulan metropolitan yang semakin rusak. Banyak perbuatan tidak senonoh dikarenakan fitnah dari wajah, oleh karenanya bagi kami, wajah adalah sumber fitnah dan awal dari malapetaka.

Dalam komunitas pengajian Ust. Abu Jibril, pada awalnya yang mengenakan penutup muka (cadar) hanyalah kami dan istri ust Abu Jibril (Ummu Jibril), namun atas hidayah-Nya pula akhirnya banyak ibu ibu yang ingin menjaga kehormatannya dan menghindari fitnah dengan turut mengenakan penutup muka. Kesadaran ini bukanlah kewajiban ketika mengikuti pengajian Ust. Abu Jibril. Semoga kebaikan bagi muslimah yang berusaha menjaga kehormatanNya di tengah badai fitnah yang menimpa kaum muslimin saat ini.

Kamipun tetap mendoakan untuk ibu ibu yang baru belajar Islam agar lebih terbuka hatinya, meresapkan ilmunya, dan diaplikasikannya syariah Islam dalam kehidupan sehari hari. Janganlah seperti wanita yang setelah mengikuti pengajian, kembali mengunjungi cafe cafe untuk berdugem. Ataupun taubat hanya
pada saat Ramadhan. Naudzubillah…

3. Terkait hubungan kami dengan Arrahmah Media hanyalah sebatas freelance marketing, terlebih kesibukan kami sebagai orangtua yang tidak bisa memberikan waktu yang lebih banyak lagi. Namun Alhamdulillah, sedikit ilmu yang kami dapatkan pada saat kuliah perfilm-an dan pada saat menjadi artis dapat sedikit membantu mengemas produk produk Arrahmah tersebut. Kami sangat menghargai
profesionalitas Arrahmah media yang begitu concern memberitakan secara berimbang perjuangan kaum muslimin di sisi dunia lain yang dikemas dengan gaya dokumenter. Sebagai seorang muslim, kami hanya mengamalkan sebuah seruan:

Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara QS. Al Hujurat 10. “Dan barangsiapa yang bangun dan tidak memperhatikan urusan kaum muslimin, maka ia tidak termasuk golongan mereka  (kaum muslimin)”. (HR  Hakim dan Al Khatib dari Hudzaifah ra.)

Dari Nu’man ibn Basyir, Rasulullah Saw. bersabda: Perumpamaan orang-orang mukmin yang saling mencintai dan saling menyayangi serta saling mengasihi adalah bagaikan satu tubuh, apabila sebagian anggota tubuh itu sakit, maka seluruh tubuhnya ikut merasakan sakit. (HR. Bukhari dan
Muslim).

Bagaimana kesedihan sebagai seorang muslim ketika dia dapat bercengkerama dengan suami, berkumpul bersama keluarga dan anak anak, bisa jalan jalan dengan tenang ke mall, makan dengan kenyang di restaurant, tidur dengan nyenyak di atas kasur yang empuk, selimut tebal dengan pendingin ruangan yang
sangat sejuk tanpa harus mendengar suara dentuman bom atau desingan peluru, atau ketakutan dari bom fosfor dari kafir penjajah Amerika Serikat, Israel, dan kafir harbi muharriban fi’lan lainnya.

Minimal untaian doa yang kami harapkan dari diterbitkannya film dokumentasi Arrahmah Media ketika di Iraq, dikabarkan bahwa seorang muslimah bernama Fatimah yang diperkosa oleh tentara kafir pendudukan hingga 9 kali dalam sehari. Hingga mengandung dan rusak rahimnya. Demikian pula tangis janda dan
anak anak yang kehilangan suami dan ayahnya dari peperangan yang dunia terbisu mendiamkannya.

Adapun fitnah fitnah lain yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, kami serahkan kepada Allah atas segala perhitungannya.

4. Keterkaitan Akhi (saudara) Muhammad Jibriel Abdurrahman dengan pendanaan aksi terorisme Insya ALLAH itu tidak benar. Akhi jibriel hanyalah seorang wartawan yang profesional. Bagi kami penangkapan ini sekedar bermuatan politis dan kepentingan semata, dikarenakan Arrahmah berbeda dengan media lainnya, yang dengan berani menyuarakan perjuangan kaum muslimin secara lebih transparan. Atas nama kebebasan pers pula, hal ini menjadi bias dikalangan media informasi di negeri ini. Seorang wartawan pula, memiliki keinginan kuat menembus sosok sosok yang cukup layak untuk diwawancarai. Seperti wartawan BBC/Al Jazeera yang berhasil mewawancarai Usama bin Ladin. Apakah dengannya kemudian mengkaitkan wartawan tersebut dengan terorisme?

Kedzaliman pun nampak pula dengan perpanjangan masa tahanan Akhi Jibriel hingga 4 bulan tanpa alasan yang layak secara hukum. Dengan berbagai delik pelanggaran hukum yang sering berubah. Stigmatisasi teroris terhadap akhi Muhammad Jibriel Abdurrahman adalah pelanggaran HAM, karena persidangan yang akan memutuskan bersalahpun belum berjalan. Ini merupakan bentuk penghukuman sepihak tanpa keadilan dan lepas dari praduga tak bersalah.

5. Terkait dengan kepergian kami semenjak beberapa waktu silam. Kami informasikan bahwa kepergian kami sekedar untuk menunaikan kewajiban orang tua terhadap pendidikan anaknya untuk memilihkan yang terbaik. Atas dasar rasa cinta kami terhadap ananda terkait kesehatan pergaulan mereka, maka kami telah berpindah semenjak awal Bulan Mei 2009, dan sudah kami konsultasikan kepada keluarga dan rekan-rekan semenjak setahun terakhir. Kekhawatirkan kami terhadap pergaulan yang tidak sehat terhadap anak-anak kami, dan berbagai macam dampak mudharat (buruk) terhadap keduanya. Sebelumnya pula kami berusaha
menemui RT/RW setempat, namun berhubung kendala waktu (beliau hanya bisa ditemui pada malam hari saja, sedangkan kami -sebagai seorang muslimah yang berusaha menjaga kehormatan diri- hanya bisa keluar siang) akhirnya kami gagal menemuinya.

Kemudian kami berpamitan kepada salah satu pengurus DKM (Dewan Kesejahteraan Masjid) setempat. Di Jakarta pula, kami sekeluarga merasa jenuh dan kurang berkonsentrasi beribadah. Karena suatu saat nanti, kami akan dimintai pertanggungjawaban atas pendidikan buah hati kami dihadapan Allah kelak.

Alhamdulillah, kini kondisi kami sekeluarga dalam keadaan tenang. Berkonsenterasi untuk mendidik buah hati kami dengan naungan Alquran dalam setiap saat. Menjadikan ananda sebagai anak solih/ sholeha yang terbebas dari lingkungan yang tidak Islami.

6. Kami memohon maaf kepada seluruh rekan rekan wartawan media cetak dan elektronik, atas keterlambatan statement ini. Dikarenakan minimnya media informasi di lingkungan kami saat ini. Demi perkembangan kebaikan anak anak, kami singkirkan radio, tv dan lainnya. Di lingkungan kami pun hanya sekedar CD Player yang hanya kami gunakan untuk melantunkan ayat ayat suci Al Quran. Kami sekadar mengkhawatirkan pula, fitnah ini juga mempengaruhi jiwa anak-anak kami.

Maha Suci Allah yg telah membuat kami tuli dan buta atas segala fitnah, cacian, makian, ghibah dan adu domba media.  Di Bulan Suci ini, kami menghimbau untuk menghentikan membuat sesuatu yg menodai amalan ibadah kita.

7. Kami berharap kepada seluruh rekan media cetak maupun elektronik untuk tidak kembali menampilkan foto kami dalam keadaan tidak berhijab (bercadar), hal itu bagi kami merupakan fitnah baik di dunia dan di akhirat. Di dunia kami akan menuntut secara hukum atas penampilan foto tanpa izin kami. Kami tekankan bahwa kami sudah berlepas dari dunia artis yang penuh fitnah dan malapetaka, kami bersyukur menggantinya dengan kehidupan Islam yang menyejukkan dan damai. Sungguh Allah mendengarkan doa hamba yang terdzalimi. Kami berlepas atas apa yang media lakukan, dan segala perhitungan hanyalah milikNya.

Ibnu Abbas r.a. meriwayatkan bahwa Nabi SAW telah mengutus Mu’adz ke Yaman dan Beliau berkata kepadanya : “Takutlah kamu akan doa seorang yang terzalimi, karena doa tersebut tidak adah hijab (penghalang) diantara dia dengan Allah”. (H.R. Bukhari dan Muslim)

Terakhir kami ingin menyampaikan pesan kepada:

1. Keluarga besar Ust Abu Jibriel, khususnya Akhi Jibriel yg sedang dalam ujian fitnah ini, semoga ALLAH menuangkan kesabaran dan kekuatan untuk kalian. Semoga ALLAH membalas dengan pahala yg besar dan rahmatNya yg tiada batas.

2. Keluarga besar kami yang pastinya kurang nyaman dengan pemberitaan ini, semoga tabayyun (klarifikasi) ini melegakan kalian. Salam khidmah kami untuk ibunda yang telah melahirkan, membesarkan dan mendidik anak-anaknya dengan sepenuh kasih sayang yang tak mampu terbayarkan sampai menjelang akhir hayat pun, maafkan kami dengan semua fitnah yang berhembus ini, ini merupakan ujian
kesabaran bagi kita semua, hingga kita kembali di JannahNya bersama. Kami berharap limpahan doa dari mama agar mampu menjadi wanita sholehah sebagai syafa’at mama ketika hari perhitungan kelak… Selalu ada doa yang tertuang di penghujung malam untuk keluarga tercinta.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dlm hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha: “Barangsiapa yang diberi cobaan dengan anak perempuan kemudian ia berbuat baik pada mereka maka mereka akan menjadi penghalang dari api neraka”.

Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma juga meriwayatkan dari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Tidaklah seorang muslim yg memiliki dua anak perempuan yang telah dewasa lalu dia berbuat baik pada kedua kecuali mereka berdua akan memasukkan ke dalam surga”.

3. Seluruh kru Arrahmah Media, semoga tetap sabar dan istiqomah dalam memberitakan dunia Islam secara transparan di tengah badai ujian ini. Barangkali ujian ini menjadikan Arrahmah Media dapat lebih profesional dari sebelumnya dan senantiasa mengikhlaskan perjuangan ini semata karena ALLAH,
sehingga pertolongan itu datang. Ingatlah, sesungguhnya pertolongan ALLAH itu dekat.

Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dengan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).(QS. Al Fath 18).

4. Seluruh sahabat-sahabat yang mencintai dan kami cintai karena ALLAH, yang kerap mengkhawatirkan kami, mendoakan kami dalam setiap rukuk dan sujudnya, jazakumulloh khoiron katsiron untuk tidak sedikit pun mempercayai berita itu. Fitnah ini sudah termaktubkan dalam haditsnya.

Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan terjadi fitnah di mana orang yang duduk (menghindar dari fitnah itu) lebih baik daripada yang berdiri dan orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan dan orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari (yang terlibat dalam fitnah). Orang yang mendekatinya akan dibinasakan. Barang siapa yang mendapatkan tempat berlindung darinya,
hendaklah ia berlindung. (Shahih Muslim No.5136)

“Bersegeralah kalian melakukan amal shalih sebelum datangnya fitnah, di mana fitnah itu seperti potongan-potongan malam yang gelap gulita. Pagi-pagi seorang masih beriman, tetapi di sore hari telah menjadi kafir dan sore hari seseorang masih beriman, kemudian di pagi harinya sudah menjadi kafir” (HR. Muslim: Kitabul Iman no. 269)

Mari kita teguhkan pendirian kita dalam perjuangan yang penuh onak dan duri ini, sungguh jannah (surga) itu sudah ada di depan kita. Hingga janji Allah untuk mengembalikan Islam di muka bumi terwujud

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang sholeh bahwa Dia sungguh benar-benar akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh dia akan meneguhkan bagi
mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu,
maka mereka itulah orang-orang yang fasik”. (Surat An Nuur (24) ayat 55)

“Urusan (Islam) ini benar-benar akan mencapai apa yang dicapai oleh malam dan siang (yakni seluruh dunia), dan Alloh tidak akan menyisakan sebuah rumah pun di muka bumi ini, baik rumah di kota maupun rumah di desa (penduduk nomaden), kecuali Alloh akan memasukkannya ke dalam agama ini, dengan
kemuliaan orang yang mulia atau kehinaan orang yang hina. Kemuliaan yang dengannya Alloh memuliakan Islam dan kehinaan yang dengannya Alloh menghinakan kekafiran” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani, Al Hakim, Ibnu Mandah dan Ibnu Hiban).

Akhirul kalam, kami menyatakan tabayyun (klarifikasi) ini dengan sebenar-benarnya kami tuliskan, sehingga Insya ALLAH dapat dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya kelak.

Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS. al-Hujurat (49) : 6)

Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yaang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. al-Hujurat (49) : 12)

Wassalammua’alaikum manit taba’a al hudaa

Al faqir IlaLLOH..


Soraya Abdullah Balvas
and I’m just a piece of dust..

Permalink Leave a Comment

Buka Komputer atau Notebook, Dengan Wajah??!! Hmm….

August 10, 2009 at 8:54 am (For Your Info)

Masih pake Password atau bahkan fingerprint buat buka komputer / notebook ??? ude ga zamannya lagi. Mau tau cara yang lebih baru, itu makanya PT.C&C dengan para pengembang softwarenya membuat Software FaceLogin. Dengan harga yang cukup terjangkau, bahkan buat kantong mahasiswa, kita ude bisa memasangkannya di komputer atau notebook kita, untuk  mencegah seseorang  yang tidak berhak menggunakan komputer dan notebook kita. Keren kan!! Dengan Teknologi Deteksi Wajah  yang  ditampilkan  pada saat login mereka yang tidak berhak ga bisa menggunakan komputer kita kecuali kita sendiri. Tapi sobat sekalian ga perlu khawatir, karena PT C&C n crew menyediakan fasilitas klo-klo kita pengen menambahkan sendiri siapa saja yang berhak Login di komputer atau notebook yang sudah di pasangi Face Login.

Face LoginSoftware ini jelas!! lebih bersecurity tinggi dan bergengsi, macemnye kantor-kantor FBI/CIA karena disertai penampilan wajah pada saat deteksi  dan  proses pencocokan wajahnya jadi  tidak  sekedar memasukkan password yang di ketik atau bahkan dengan teknologi fingerprint yang sangat merepotkan pemakaiannya jika sampai tangan kotor, berkerut dll. N best off all, yang lebih bikin bangganye lagi, software ini diteliti n berhasil dibuat oleh generasi IT Indonesia asli lho!! Tentunye dibawah naungan PT.C&C yang berlokasi di JL. Kecapi V no : 88 Jagakarsa Jakarta Selatan.
Klo gitu, Face Login cocok donk buat sobat sekalian yang emank banyak nyimpen dokumen-dokumen penting di Laptop atau PC, Hmm….buat para musisi yg juga nyimpen demo lagu barunye, software ini Highly Recomended banget nih!! Bisa juga tuh buat temen-temen yang biasa curhat di notebook, biar diarynye ga ketahuan…hihi…
Mo liat info lebih lengkapnye, click aj ke www.wajahku.com. Tertarik, hubungi aj langsung staff-staff PT.C&C.

Don’t hesitated and be part of an advanced technology

Permalink Leave a Comment

GEMBIRA!! Sambut Ramadhan…

August 4, 2009 at 3:38 am (a litle words from a me)

At last!! Ramadhan yang dinanti-nanti akhirnya datang juga. Bulan yang dirindukan oleh orang-orang yang beriman ini hadir dan tentunya udah sepantasnya kalo sebagai umat muslim kita menyambutnya dengan penuh kegembiraan dan suka cita. Tapi bukan dengan nyundut petasan-apalagi ngelempar bom molotov ke tiap rumah y-tapi kita sambut dengan doa-doa, dan berharap kita bisa full mengisinya dengan amalan shalih. Karena itu, yuk?!! Kita sambut datangnya Ramadhan dengan hati yang ikhlas dan penuh sanjungan kepada Allah Swt. yang Maha Memberi. Soalnya, kita udah dikasih nikmat bisa sampe ke bulan yang mulia dan penuh barokah ini.

Bro en Sis, di antara keutamaan bulan Ramadhan adalah seperti yang dijelaskan dalam riwayat Bukhari dari Abu Hurairah ra berkata: berkata Rasulullah saw.: “Ketika telah masuk bulan Ramadhan maka dibuka pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka jahannam, dan dibelenggu semua syaithan.” Dalam Riwayat Bukhari yang lain; “ketika telah tiba bulan Ramadhan maka di bukakan pinti-pintu surga.”

ramadhanmubarak Subhanallah, betapa mulianya bulan ini, Bro. Kalo boleh mengumpamakan, Allah Swt. di bulan Ramadhan ini ngasih semacam BIG SALE pahala. Amalan shalih yang kita lakukan bakalan dapet banyak bonus deh, bahkan sampe dilipat-gandakan oleh Allah Swt. Luar biasa!

Hmm, jadi inget khutbah Rasulullah saw. di akhir bulan Sya’ban untuk menyambut Ramadhan. Di antara penggalan khutbahnya kaya gini, nih:“Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan olehNya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca KitabNya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini.” Catet tuh, Bro!

Jangan sia-siakan puasamu

Kita semua sebagai seorang muslim udah pada tahu dong kalo puasa Ramadhan itu wajib hukumnya. Kalo ada yang belum tahu, ya udin, dikasi tau deh tu. Sebab Allah Swt. berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (QS al-Baqarah [2]: 183)

Nah, ngomongin soal puasa, sepertinya semua orang udah ngeh bahwa yang namanya puasa itu kebanyakan berhubungan sama aktivitas fisik kita. Kudu kuat nahan lapar dan haus dari mulai shubuh sampe waktu maghrib. Selama kurang lebih 12 jam organ tubuh tertentu kita di-off-kan dari aktivitas mengolah makanan (lengkap sudah penderitaan orang-orang yang gemar makan banyak….hehe…). Kalo hari biasa mulut kita nggak henti-hentinya ngegares makanan, nah! di bulan Ramadhan pere dah dulu di siang hari. Sekaligus memberi kesempatan kepada lambung kita untuk ‘istirahat’.

Insya Allah deh, kalo aktivitas nahan lapar dan nahan haus hampir bisa dilakukan setiap orang, termasuk anak kecil sekalipun. Bener nah! wong mahasiswa yang demo, ada yang nekat “mogok makan”. Itu artinya secara fisik bisa kuat. Anak kecil aje, banyak yang udah mulai ikutan puasa. Malah dihari biasa mereka bisa tahan untuk ga makan kalo udah asyik dengan teman mainnya. Apalagi kalo udah lengket dengan video game, bisa lupa segalanya. Jangan heran kalo banyak orang tua yang misuh-misuh kesel karena anaknya ogah makan gara-gara keasikan maen game. Karena pikiran anak-anak (atau malah kita juga? He..he..) tertuju kepada level demi level, lengkap dengan ketegangan yang ada dalam permainan di video game itu. Jadi intinya, secara fisik banyak di antara kita yang sanggup menahan rasa lapar dan haus. Kuat deh. Apalagi cuma seharian.

Tapi jangan salah lho, puasa juga sebetulnya bisa dijadikan sarana untuk menambah kuantitas amal kita, sekaligus memperbaiki kualitasnya. Jadi, kalo secara fisik seseorang kuat nahan lapar, belum tentu juga kuat nahan godaan hawa nafsu buat ngomongin orang, untuk ngejailin orang, dan berbuat maksiat lainnya. Percaya deh kalo kita semua bisa menahan mulut kita cuma sekedar ga makan dan minum selama puasa, tapi yang dikhawatirin justru, apa mulut kita juga bisa puasa dari ghibah dan berbohong? Hmm….

Emang sih, puasa kita kaga batal kalo berbohong, tapi yang kaye gitu bisa mengurangi pahala puasa tuh. Sayang kan, ude capek-cepak, eh, cuma dapet lapar ame dahaga aje. Rasulullah saw. bersabda: “Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi mereka tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya itu kecuali lapar dan dahaga” (HR Ahmad)

Jadi sayang banget kalo puasa fisik nggak dibarengi juga dengan ‘puasa’ dari perbuatan yang maksiat. Sungguh rugi pula, kalo berlalu begitu aje tanpa ada aktivitas amal shaleh yang kita lakukan. Sebab, saat Ramadhan Allah memberikan “bonus” besar-besaran dalam ibadah.

Jadi, jangan disia-siain deh. Sayang banget.!! Apalagi belum tentu tahun depan kita ketemu Ramadhan lagi. Yuk, manfaatkan kesempatan ini. Jangan sampe lepas begitu aje. Puasa fisik wajib, tapi ngejaga agar puasa ini nggak sia-sia juga wajib. Mulai sekarang, kita isi Ramadhan dengan kegiatan yang bernilai pahala di sisi Allah. Setuj? Siap…siap, siap..siap. Gitu dong!

Nahan lapar, nahan nafsu

Nahan lapar insya Allah banyak yang kuat. Tapi, ternyata banyak yang gagal dalam menahan hawa nafsu. Bener, nah. Udah banyak faktanya. Sekadar contoh, mulutnya emang puasa dari makan dan minum, tapi nggak puasa dari ngomongin kejelekan orang lain. Hayyah! Puasanya emang kaga batal, tapi pahalanya bisa berkurang karena ngomongin kejelekan orang alias ghibah atawa ngegosip.Arghhh…

Rasulullah saw. bersabda: “Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi mereka tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya itu kecuali lapar dan dahaga” (HR Ahmad)

RamadhanMubarak

Sobat muslim, ada beberapa hal yang kayaknya perlu diperhatikan lagi dalam aktivitas puasa Ramadhan. Paling nggak, ini sebagai rambu-rambu supaya kita selamat dalam perjalanan mengarungi Ramadhan ini. Nah, dalam urusan menahan lapar dan nafsu ini bisa disiasati dengan beragam aktivitas yang bisa menjaga puasa kita. Di antaranya adalah:

Pertama, jaga kondisi tubuh. Caranya? Olah raga adalah alternatif paling murah. Istirahat cukup. Tapi jangan kebanyakan lho. Mentang-mentang kalo puasa tidur juga ibadah, seharian tidur melulu. Ya malu, lah. Menjaga kondisi tubuh tentu tujuannya agar kita bisa sukses menjalani puasa tanpa kudu ada yang bolong-bolong. Emang sih, kalo sakit bisa diganti di hari lain di luar Ramadhan, tapi alangkah nikmatnya bila kita full puasa selama sebulan penuh (kecuali anak putri, yang kayaknya mesti nggak penuh puasanya, alasannya tahu sendiri lah!!).

Kedua, banyakkin aktivitas amal sholeh. Well, bukannya kalo banyak aktivitas malah capek, Mpok? Begini sobat, aktivitas di sini pastinye yang berkaitan dengan pelaksanaan amal baik kita; seperti getol tarawih berjamaah di masjid, tadarus Al-Quran, bikin atau ikut acara sanlat alias pesantren kilat, menghadiri kuliah shubuh, ceramah Ramadhan, seminar tentang kajian Islam. Wis, pokoke, banyak aktivitas yang kudu kita jalani. Dan pastikan, niatnya adalah dalam rangka semata-mata mencari ridho Allah SWT dan mencari pahala. Jadi, pahala kita dari kegiatan lain bertambah dan puasa kita juga selamat karena banyak aktivitas yang bermanfaat.

Ketiga, hindari perbuatan maksiat, baik yang terang-terangan maupun tersembunyi. Suer, ini dia yang rada susah. Terus terang aja, untuk urusan nahan lapar, insya Allah kita kuat. Tapi bila harus nahan godaan hawa nafsu, kayaknya bagi sebagian teman remaja ada yang kesulitan. Tapi bukan berarti tanpa bisa diselesaikan lho. Insya Allah asal berusaha bisa.

Tapi, ya namanya juga manusia, tempatnya salah dan lupa. Adakalanya kita tanpa terasa atau bahkan sengaja berbuat maksiat. Biasanye nih, tanpa terasa-bisa juga karena ketidaktahuan kita-suka mencampur-adukan antara yang hak dan yang bathil. Pergi ke masjid sih emang getol, tapi pas yang lain khusyu sholat, eh die malah asyik-masyuk ama gebetannya. Oya, bukan hanya malam hari lho remaja yang melakukan maksiat secara “terselubung”, acara jalan-jalan selesai shalat shubuh pun jadi alternatif aktivitas yang bisa nyerempet-nyerempet dosa. Kayaknya udah pada mafhum deh, kalo banyak remaja yang jjs campur-baur antara yang laki dan perempuan. Aduh, bisa-bisa menguap deh pahala puasa kita. Bener lho, mungkin sebagian di antara kamu nggak ngerasa kalo itu adalah peluang untuk berbuat dosa. Bayangin, kalo setiap hari sepanjang Ramadhan kita berbuat begitu, bisa-bisa puasa kita cuma dapat lapar dan dahaga aje. Naudzubillah min dzalik.

Oie, jangan salah, ketika saat puasa kita juga terlarang untuk ngomongin yang jorok, keji, atau tercela. Kenapa? Bisa ngurangi pahala puasa kita, lah. Kalo ade ni temen yang nekat ngajakin ngegosip, berkata kotor, jorok dan keji misalnye, jangan tergoda dah. Baenye malah nasihatin aje tuh. Terus bilang aje “lagi puasa, nih!!” Abu Hurairah mengatakan, bahwa Nabi saw. bersabda: Apabila seseorang dari kamu sedang berpuasa pada suatu hari, janganlah berbicara tentang perkara yang keji dan kotor. Apabila dia dicaci maki atau diajak berkelahi oleh seseorang, hendaklah dia berkata: Sesungguhnya hari ini aku berpuasa, sesungguhnya hari ini aku berpuasa (HR Bukhari Muslim)

Keempat, hilangkan aktivitas yang miskin manfaat bagi puasa kita. Main game seharian? Inget nah, meski aktivitas itu tergolong mubah alias boleh-boleh aje dilakukan, tapi kalo seharian pegimane urusannye? Kawan, puasa bukan berarti menghambat aktivitas kita yang lain. Sehingga pengennya di rumah aja. Kaga bener tuh, dan yang pasti bisa bikin Ramadhan jadi nggak bermakna. Meski tujuan main game atau main ludo, halma, monopoli, ular tangga, karambol, bakar petasan, dan jenis mainan lainnya bertujuan buat menghilangkan kejenuhan, tapi bukan berarti seharian penuh dan setiap hari selama Ramadhan kita begitu. Wah, bisa-bisa Ramadhan nggak ada bedanya dengan bulan yang lain. Nggak nikmat dan nggak bermakna. Jangan sia-siakan “bulan bonus” dari Allah ini, kawan!!

Yuk, sambut gembira dan siapkan diri untuk mengisinya dengan amal shalih. Oke?

Source  :  [solihin: osolihin@gaulislam.com] ; Edited by: Fera Mariana

Permalink Leave a Comment

Happy People, Is In Da House!!

July 31, 2009 at 6:09 am (a litle words from a me)

Banyak orang bilang, beruntunglah orang-orang yang selalu ceria dalam hidupnya,
sepertinya itu banyak dijumpai pada tipe orang yang berkarakter SANGUINIS.
Ciri khas mereka mudah sekali ditebak,
coba perhatikan saja mana yang paling bersemangat dan “rame”, diantara teman-teman anda, atau bahkan orang-orang dilingkungan sekitar.
Biasanya orang berkarakter SANGUINIS memang mudah sekali menyesuaikan diri dengan lingkungan,
bahkan seringkali merekalah yang mendominasi lingkungannya.
Apakah mereka selalu beruntung, pada kenyataannya??
Sometimes being cheerful isn’t as good as it looks,
you still need someone else to say that your a cheerfull and energetic person.
Karena itu, orang SANGUINIS sekali pun, butuh orang lain untuk mengakui keberadaannya.
Pengertian bersama teman pun tidak selalu harus tertawa bersama.Kadang kebersamaan lebih terasa ketika menangis dipunggung sahabat kita, dan mereka menjadi pengingat dikala pelupa dan melakukan kesalahan.

untuk para SANGUINIS lainnya, tetaplah ceria.
And for all my friends…. How i realy miss our ukhuwah and togetherness….

Be Happy, PEOPLE!!!!
Were in da house….akatsuki1

Permalink Leave a Comment

It’s Important For Muslim To Know Aswell, Hmm….

July 31, 2009 at 3:30 am (Uncategorized)

Today as i read my email, it’s astonish me when i read this article. Niatnya Insya4W1 bukan untuk menampilkan kembali kenangan lama, tapi sempat terpikir, informasi seperti ini, seluruh umat Muslim (terutama di Indonesia) berhak tau, agar bisa mengantisipasi tindakan yg bisa dilakukan. Jika suatu saat bertemu ataupun melihat indikasi jaringan-jaringan mereka disekitar.
Yess, im talking about ALIRAN SESAT!!
Mungkin dari judul postingannya hampir tidak bisa terbayang arahnya akan seperti ini. Ya, memang begitulah tujuannya.
Biar tambah penasaran….
Well, no further notes. Here you go….

INILAH SEBAGIAN ALIRAN

SESAT DI INDONESIA

ha-aliran_paham_sesat-b2.jpg

Perjuangan selalu mendapat dua tantangan. Tekanan dari luar dan duri dalam daging. Ada banyak pola yang mencoba untuk meruntuhkan bangunan Islam, termasuk aliran-aliran sesat yang mengeruhkan sejarah gemilang.Aliran sesat tampak makin marak, bahkan mengalami euforia (mabuk kebebasan) di masa Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang menduduki jabatan sejak Oktober 1999 sampai 23 Juli 2001. Dari ruwatan kemusyrikan sampai JIL (Jaringan Islam Liberal) yang tak mengakui hukum Tuhan muncul secara resmi. Hingga ada tokoh aliran sesat yang keceplosan, “Mumpung presidennya Gus Dur.” Orang mulai bingung. Lantas terbit buku Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, 2002, terbelalaklah masyarakat. Ada yang simpati, tapi ada yang gerah. Dari pihak sesat pun berkelit bahwa yang berhak menentukan sesat itu hanyalah Tuhan. Si sesat masih berteriak pula bahwa yang mengorek kesesatan itu pemecah belah. <img

Kita harus menyadari bahwa yang menyatukan hati itu adalah Allah, bukan kita (lihat QS 2: 62-63).

Adanya persatuan itupun hanya kalau berada pada ketaatan kepada Alllah dan Rasul-Nya. Bila tidak, maka akan bercerai berai. Dalam hadits ditegaskan:

Nu’man bin Basyir berkata, Rasulullah saw menghadapkan wajahnya kepada para manusia, lalu bersabda: Tegakkanlah shaf-shaf (barisan shalat) kalian (diucapkan) tiga kali. Wallahi, kamu sekalian mau menegakkan shaf-shafmu atau (kalau kalian tidak mau) maka Allah pasti akan mencerai beraikan di antara hati-hati kalian.” Nu’man berkata, maka aku lihat seorang lelaki melekatkan pundaknya dengan pundak temannya (dalam shaf shalat), dengkulnya dengan dengkul temannya, dan mata kakinya dengan mata kaki temannya” (HR Abu Dawud dan Ahmad).

Pengertian sesat

Sesat atau kesesatan itu bahasa Arabnya dhalal. Yaitu setiap yang menyimpang dari jalan yang dituju (yang benar) dan setiap yang berjalan bukan pada jalan yang benar, itulah kesesatan. Dalam al-Qur’an disebutkan, setiap yang di luar kebenaran itu adalah sesat (lihat QS Yunus: 32). Kebenaran hanya datang dari Allah.

Pertanyaannya kini, kebenaran dari Allah itu adanya di al-Qur’an dan as-Sunnah, namun cara pemahamannya/ penafsirannya model apa? Pertanyaan itu sudah ada jawabannya, dalam hadits tentang 73 golongan, riwayat At-Tirmidzi.

“Siapakah dia (golongan yang satu—yang selamat dari neraka—itu) wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “(Mereka yang mengikuti apa) yang aku dan sahabatku berada di atasnya.”

Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan, penulis Lamhah ‘anil firaq adh-dhaallah, Membongkar Firqah-Firqah Sesat, berkomentar. Ketika Rasulullah ditanya tentang siapakah satu yang selamat itu, beliau menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang menempuh jalan seperti yang aku dan sahabatku tempuh.” Maka barangsiapa yang tetap di atas jalan yang ditempuh Rasul saw dan para sahabatnya, maka dia termasuk yang selamat dari neraka. Dan barangsiapa yang menyelisihi dari hal tersebut sesungguhnya dia diancam dengan neraka sesuai dengan kadar jauhnya.

Dalam praktik, kesesatan itu tidak dianggap sesat walaupun dilaksanakan ramai-ramai. Di antara contohnya adalah kelompok yang tidak langsung dikenali sebagai kelompok sesat, misalnya:

Komunitas Penimbrung Qur’an Sunnah

Golongan yang satu ini tidak mau disebut kelompok agama, tak mau pula disebut sekuler. Tapi mereka menolak semua yang datang dari al-Qur’an dan as-Sunnah. Kelompok ini muncul menjelang pertengahan abad 20 dengan membatasi bahwa al-Qur’an dan as-Sunnah tidak bisa diberlakukan di wilayah mereka, karena beralasan bahwa di tempat mereka bukanlah wilayah al-Qur’an dan as-Sunnah. Mereka punya aturan-aturan tertentu yang kadang masuk ke wilayah yang diatur al-Qur’an dan as-Sunnah dengan “membantu” pelaksanaan praktisnya, dalam hal yang menguntungkan mereka. Misalnya tentang pelaksanaan ibadah haji. Di sisi itulah al-Qur’an dan as-Sunnah mereka terima, bahkan hampir mereka monopoli.

Lain lagi dengan kelompok yang secara nama adalah Islamis, namun justru sesat menyesatkan. Misalnya:

NII KW IX

NII (Negara Islam Indonesia) asalnya DI (Darul Islam, diproklamasikan Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, 7 Agustus 1949 di Cisayong Tasikmalaya Jawa Barat). Kemudian nama NII itu berupa penjelasan singkat tentang proklamasi. Pada tahun 1980-an ketika diadakan musyawarah tiga wilayah besar (Jawa Barat, Sulawesi, dan Aceh) di Tangerang Jawa Barat, diputuskan bahwa Adah Djaelani Tirtapradja diangkat menjadi Imam NII. Lalu ada pemekaran wilayah NII yang tadinya 7 menjadi 9, penambahannya itu KW VIII (Komandemen Wilayah VIII) Priangan Barat (mencakup Bogor, Sukabumi, Cianjur), dan KW IX Jakarta Raya (Jakarta, Tangerang, Bekasi).

Pada dekade 1990-an KW IX dijadikan sebagai Ummul Quro (ibukota negara) bagi NII, menggantikan Tasikmalaya, atas keputusan Adah Djaelani. Karena pentingnya menguasai ibukota sebagai pusat pemerintahan, maka dibukalah program negara secara lebih luas, dan puncaknya ketika pemerintahan dipegang Abu Toto Syekh Panjigumilang (yang juga Syekh Ma’had Al-Zaitun, Desa Gantar, Indramayu, Jawa Barat) menggantikan Adah Djaelani sejak tahun 1992.

Penyelewengannya terjadi ketika pucuk pimpinan NII dipegang Abu Toto. Ia mengubah beberapa ketetapan-ketetapan Komandemen yang termuat dalam kitab PDB (Pedoman Dharma Bakti) seperti menggantikan makna fai’ dan ghanimah yang tadinya bermakna harta rampasan dari musuh ketika terjadi peperangan (fisik), tetapi oleh Abu Toto diartikan sama saja, baik perang fisik maupun tidak. Artinya, harta orang selain NII boleh dirampas dan dianggap halal. Pemahaman ini tidak dicetuskan dalam bentuk ketetapan syura (musyawarah KW IX) dan juga tidak secara tertulis, namun didoktrinkan kepada jamaahnya. Sehingga jamaahnya banyak yang mencuri, merampok, dan menipu, namun menganggapnya sebagai ibadah, karena sudah diinstruksikan oleh ‘negara’.

Dalam hal shalat, dalam Kitab Undang-undang Dasar NII diwajibkan shalat fardhu 5 waktu, namun perkembangannya, dengan pemahaman teori kondisi perang, maka shalat bisa dirapel. Artinya, dari mulai shalat zuhur sampai dengan shalat subuh dilakukan dalam satu waktu, masing-masing hanya satu rakaat. Ini doktrin Abu Toto dari tahun 2000-an.

Mengenai puasa, mereka mengamalkan hadits tentang mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka dengan cara, sudah terbit matahari pun masih boleh sahur, sedang jam 5 sore sudah boleh berbuka. Alasannya dalil hadits tersebut.

Gerakan ini mencari mangsa dengan jalan setiap jamaah diwajibkan mencari satu orang tiap harinya untuk dibawa tilawah. Lalu diarahkan agar hijrah dan berbaiat sebagai anggota NII. Karena dengan baiat maka seseorang terhapus dari dosa masa lalu, tersucikan diri, dan menjadi ahli surga. Untuk itu peserta ini harus mengeluarkan shadaqah hijrah yang besarnya tergantung dosa yang dilakukan. Anggota NII di Jakarta saja, saat ini diperkirakan 120.000 orang yang aktif.

(see http://azaytun. wordpress. com/ or http://nii-alzaytun .blogspot. com/ or http://swaramuslim. net/ebook/ html/014/ )


Klik Gambar diatas

LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia)

Pendiri dan pemimpin tertinggi pertama gerakan ini adalah Madigol Nurhasan Ubaidah Lubis bin Abdul bin Thahir bin Irsyad. Lahir pada tahun 1915 di Desa Bangi, Kec. Purwoasri, Kediri, Jawa Timur. Paham yang dianut oleh LDII tidak berbeda dengan aliran Islam Jama’ah/Darul Hadits yang telah dilarang oleh Jaksa Agung Republik Indonesia pada tahun 1971. Keberadaan LDII mempunyai akar kesejarahan dengan Darul Hadits/Islam, Jama’ah yang didirikan pada tahun 1951 oleh Nurhasan Al Ubaidah Lubis (Madigol). Setelah aliran tersebut dilarang tahun 1971, kemudian berganti nama dengan Lembaga Karyawan Islam (LEMKARI) pada tahun 1972 (tanggal 13 Januari 1972. Pengikut gerakan ini pada pemilu 1971 berafiliasi dan mendukung GOLKAR).

Aliran sesat yang telah dilarang Jaksa Agung 1971 ini kemudian dibina oleh mendiang Soedjono Hoermardani dan Jenderal Ali Moertopo.. LEMKARI dibekukan di seluruh Jawa Timur oleh pihak penguasa di Jawa Timur atas desakan keras MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jatim di bawah pimpinan KH. Misbach. LEMKARI diganti nama oleh Jenderal Rudini (Mendagri), 1990/1991, menjadi LDII (Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia).

Penyelewengan utamanya, menganggap al-Qur’an dan as-Sunnah baru sah diamalkan kalau manqul (yang keluar dari mulut imam atau amirnya). Gerakan ini membuat syarat baru tentang sahnya keislaman seseorang. Orang yang tidak masuk golongan mereka dianggap kafir dan najis.

Modus operandi gerakan ini mengajak siapa saja ikut ke pengajian mereka secara rutin. Peserta akan diberikan ajaran tentang shalat dan sebagainya berdasarkan hadits, lalu disuntikkan doktrin-doktrin bahwa hanya Islam model manqul itulah yang sah, benar. Pelanggaran- pelanggaran yang dilakukan, boleh ditebus dengan uang oleh anggota ini.

Komunitas LDII

sumber : www.tempophoto. com

( see http://id.wikipedia .org/wiki/ LDII or http://ldii. or.id )

Inkar Sunnah

Orang yang tidak mempercayai hadits Nabi saw sebagai landasan Islam, maka dia sesat. Itulah kelompok Inkar Sunnah.

Ada tiga jenis kelompok Inkar Sunnah. Pertama kelompok yang menolak hadits-hadits Rasulullah saw secara keseluruhan. Kedua, kelompok yang menolak hadits-hadits yang tak disebutkan dalam al-Qur’an secara tersurat ataupun tersirat. Ketiga, kelompok yang hanya menerima hadits-hadits mutawatir (diriwayatkan oleh banyak orang setiap jenjang atau periodenya, tak mungkin mereka berdusta) dan menolak hadits-hadits ahad (tidak mencapai derajat mutawatir) walaupun shahih. Mereka beralasan dengan ayat, “…sesungguhnya persangkaan itu tidak berguna sedikitpun terhadap kebenaran” (Qs An-Najm: 28). Mereka berhujjah dengan ayat itu, tentu saja menurut penafsiran model mereka sendiri.

Inkar Sunnah di Indonesia muncul tahun 1980-an ditokohi Irham Sutarto. Kelompok Inkar Sunnah di Indonesia ini difatwakan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) sebagai aliran yang sesat lagi menyesatkan, kemudian dilarang secara resmi dengan Surat Keputusan Jaksa Agung No. Kep-169/ J.A./ 1983 tertanggal 30 September 1983 yang berisi larangan terhadap aliran inkarsunnah di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Ahmadiyah

Orang yang mengakui adanya nabi lagi sesudah Nabi Muhammad saw maka mereka sesat.

Itulah kelompok Ahmadiyah yang mempercayai Mirza Ghulam Ahmad dari India sebagai nabi setelah Nabi Muhammad saw.

Gerakan Ahmadiyah didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di India. Mirza lahir 15 Februari 1835 M. dan meninggal 26 Mei 1906 M di India.

Ahmadiyah masuk ke Indonesia tahun 1935, tapi mereka mengklaim diri telah masuk ke negeri ini sejak tahun 1925. Tahun 2000, mendiang khalifah Ahmadiyah dari London, Tahir Ahmad, bertemu dengan Presiden Abdurahman Wahid. Kini Ahmadiyah mempunyai sekitar 200 cabang, terutama Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Palembang, Bengkulu, Bali, NTB dan lain-lain. Basis-basis Ahmadiyah di Kuningan, Jawa Barat dan Lombok telah dihancurkan massa (2002/2003) karena mereka sesumbar dan mengembangkan kesesatannya.

Tipuan Ahmadiyah Qadyan, mereka mengaku bahwa Mirza Ghulam Ahmad itu nabi namun tidak membawa syariat baru. Tipuan mereka itu dusta, karena mereka sendiri mengharamkan wanitanya nikah dengan selain orang Ahmadiyah. Sedangkan Nabi Muhammad saw tidak pernah mensyariatkan seperti itu, jadi itu syari’at baru mereka. Sedangkan Ahmadiyah Lahore yang di Indonesia berpusat di Jogjakarta mengatakan, Mirza Ghulam Ahmad itu bukan nabi tetapi Mujaddid. Tipuan mereka ini dusta pula, karena mereka telah mengangkat pembohong besar yang mengaku mendapatkan wahyu dari Allah, dianggap sebagai mujaddid.

( see http://id.wikipedia .org/wiki/ Ahmadiyah or http://www.ahmadiya h.org/ )

Salamullah

Agama Salamullah adalah agama baru yang menghimpun semua agama, didirikan oleh Lia Aminuddin, di Jakarta. Dia mengaku sebagai Imam Mahdi yang mempercayai reinkarnasi. Lia mengaku sebagai jelmaan roh Maryam, sedang anaknya, Ahmad Mukti yang kini hilang, mengaku sebagai jelmaan roh Nabi Isa as.

Dan imam besar agama Salamullah ini Abdul Rahman, seorang mahasiswa alumni UIN Jakarta, yang dipercaya sebagai jelmaan roh Nabi Muhammad saw.

Ajaran Lia Aminuddin yang profesi awalnya perangkai bunga kering ini difatwakan MUI pada 22 Desember 1997 sebagai ajaran yang sesat dan menyesatkan. Pada tahun 2003, Lia Aminuddin mengaku mendapat wahyu berupa pernikahannya dengan pendampingnya yang dia sebut Jibril. Karena itu, Lia Aminuddin diubah namanya menjadi Lia Eden sebagai lambang surga, menurut kitabnya yang berjudul Ruhul Kudus..

Pengikutnya makin menyusut, kini tinggal 70-an orang, maka ada “wahyu-wahyu” yang menghibur atas larinya orang dari Lia.

( see http://id.wikipedia .org/wiki/ Lia_Eden or http://www.liaeden. info/ )

Isa Bugis

Orang yang memaknakan al-Qur’an semaunya, tidak sesuai dengan petunjuk Rasulullah saw, maka mereka sesat. Itulah kelompok Isa Bugis. Contohnya, mereka memaknakan al-fiil yang artinya gajah menjadi meriam atau tank baja. Alasannya di Yaman saat zaman Nabi tidak ada rumput maka tak mungkin ada gajah. Kelompok ini tidak percaya mukjizat, dan menganggap mukjizat tak ubahnya seperti dongeng lampu Aladin. Nabi Ibrahim menyembelih Ismail itu dianggapnya dongeng belaka. Kelompok ini mengatakan, tafsir al-Qur’an yang ada sekarang harus dimuseumkan, karena salah semua. Al-Qur’an bukan Bahasa Arab, maka untuk memahami al-Qur’an tak perlu belajar Bahasa Arab. Lembaga Pembaru Isa Bugis adalah Nur, sedang yang lain adalah zhulumat, maka sesat dan kafir. Itulah ajaran sesat Isa Bugis.

Tahun 1980-an mereka bersarang di salah satu perguruan tinggi di Rawamangun, Jakarta. Sampai kini masih ada bekas-bekasnya, dan penulis pernah berbantah dengan kelompok ini pada tahun 2002. Tampaknya, mereka masih dalam pendiriannya, walau tak mengaku berpaham Isa Bugis.

Baha’i

Kelompok ini adalah kelompok yang menggabung-gabungka n Islam dengan Yahudi, Nasrani dan lainnya.

Itulah kelompok Baha’i. Menghilangkan setiap ikatan agama Islam, menganggap syariat Islam telah kadaluarsa. Persamaan antara manusia meskipun berlainan jenis, warna kulit dan agama. Inilah inti ajaran Baha’i. Menolak ketentuan-ketentuan Islam. Menolak Poligami kecuali dengan alasan dan tidak boleh dari dua istri.

Mereka melarang talaq dan menghapus ‘iddah (masa tunggu). Janda boleh langsung kawin lagi, tanpa ‘iddah. Ka’bah bukanlah kiblat yang mereka akui.

Kiblat mereka adalah dimana Tuhan menyatu dalam diri Bahaullah (pemimpin mereka).

( see URL : http://id.wikipedia .org/wiki/ Baha’i )

Agama Baha’i adalah induk dari aliran Islam Liberal (JIL) yang mempromosikan Pluralisme. Gambar diatas diambil dari situs www.libforall. com

Pluralisme Agama, JIL (Jaringan Islam Liberal)
Orang yang menyamakan semua Agama, hingga Islam disamakan dengan Yahudi, Nasrani, dan agama-agama kemusyrikan, mereka juga sesat dan menyesatkan. Itulah kelompok yang berpaham pluralisme agama, yang sejak Maret 2001 menamakan diri sebagai JIL (Jaringan Islam Liberal) yang dikoordinir oleh Ulil Abshar Abdalla. Ulil tidak mengakui adanya hukum Tuhan, hingga syariat mu’amalah (pergaulan antar manusia). Perintah syari’at jilbab, qishash, hudud, potong tangan bagi pencuri dan sebagainya itu tidak perlu diikuti. Bahkan larangan nikah antara Muslim dengan non Muslim dianggap tidak berlaku lagi, karena ayat larangannya dianggap tidak jelas. Vodca (minuman keras beralkohol lebih dari 16%) pun menurut Ulil bisa jadi di Rusia halal, karena udaranya dingin sekali.

Pemahaman “kembali kepada al-Qur’an dan as-Sunnah/al- Hadits” seperti yang dipahami umat Islam sekarang ini menurut Ulil, salah, karena menjadikan penyembahan terhadap teks. Maka harus dipahami bahwa al-Qur’an yang sekarang baru separuhnya, sedang separuhnya lagi adalah pengalaman manusia.

( see http://id.wikipedia .org/wiki/ JIL or http://islamlib. com/ )

Lembaga Kerasulan

Kelompok ini mengibaratkan Rasul bagai menteri, sedang kerasulan adalah sebuah departemen. Lalu Rasul boleh wafat sebagaimana menteri boleh mati, namun kerasulan atau departemen tetap ada. Diangkatlah rasul baru sebagaimana diangkat pula menteri baru. Karena Nabi Muhammad saw adalah rasul terakhir. Yang berpaham Rasul tetap diangkat sampai hari kiyamat itulah kelompok Lembaga Kerasulan.

Masih banyak sebenarnya lembaga dan gerakan aliran sesat yang berkembang di Indonesia. Ada yang bergerak secara kelompok, tapi ada pula yang bersifat pemikiran individu, seperti Harun Nasution dan Ahmad Wahib. Kedua tokoh ini nyaris sama. Harun Nasution mengatakan bahwa semua agama pada dasarnya adalah sama. Sedangkan Ahmad Wahib yang pernah menerbitkan buku Pergolakan Pemikiran Islam pernah membuat statemen yang mengagetkan dalam bukunya, “Seandainya Muhammad tidak ada, wahyu dari Allah (al-Qur’an) dengan tegas aku berkata bahwa Karl Marx dan Frederick Engels lebih hebat dari utusan Tuhan itu. Otak kedua orang itu yang luar biasa dan pengabdiannya yang luar biasa akan meyakinkan setiap orang bahwa kedua orang besar itu adalah penghuni surga tingkat pertama berkumpul dengan para Nabi dan Syuhada.”

Begitu banyak tantangan untuk umat Islam. Ada tekanan yang datang dari luar, ada pula pengkhianatan dan kesesatan yang muncul dari dalam. Dengan berpikir jernih dan bersandar pada hukum-hukum Allah, semoga umat ini selalu mendapat lindungan-Nya.

Wallahu a’lam bisshawab.

Diambil dari Swara Muslim

Well, as you see, it’s only a view from the total exist in this country. Miris sebenarnya, sebagai negara yang mayoritas penduduknya Muslim, justru rentan sekali tergoda bisikan-bisikan yang ga jelas kaya gitu.

Kadang sebagai seorang Muslim, sempat sering bertanya dalam hati. “Apa yang kira-kira salah?”, sehingga masyarakat bisa terbujuk, bahkan ada yang terdoktrin untuk setia pada aliran-aliran tersebut. Padahal sudah jelas, janji 4W1 adalah pasti!!

Hope y’all can learn something from it. Terima kasih banyak sudah bersedia melihat review ini, Alhamdulillah banget klo dibaca sampe selesai.

Hehe….

Piisss.

Permalink 2 Comments

Sehat itu, MAHAL!!

July 30, 2009 at 6:06 am (a litle words from a me)

Ahad, 28 Nopember 2008.
Sudah lama berlalu memank, tapi ya hanya terpikir, tak apalah berbagi cerita. That’s what this blog is for, right?!!
let’s begin, shall we….
Hari ini aktifitas ritin mulai berjalan kembali. Pendidikan mungguan yang sudah 3 pekan tidak ikut, tadi mulai didatangi.
Baru tersadar sekarang – setelah 2 hari lemah lunglai ditempat tidur karena gangguan pencernaan – kesehatan itu sangat…. MAHAL!!!
Dan menjaganya pun, sungguh sulit.
Bagi orang yang sering tidak memperhatikan makanannya, hal seperti itu sangat sukar dijaga.
Bosan sebenarnya, kalau tersadar saat ketika harus mengalami kesulitan lebih dulu.
Seperti tidka punya telinga dan otak, saja!!

There are many thing’s that come up in our mind.
About health, about usual problem’s, work,

And sometimes, we think about the society.
What’s it gonna be in the next 10 years.
What will happend….

Permalink Leave a Comment

Marwa Al-Sharbini, Pahlawan Jilbab!

July 23, 2009 at 6:09 am (a litle words from a me)

Belum lama ini dunia digemparkan oleh berita meninggalnya Michael Jackson, sang Raja Pop Dunia. Banyak dari penggemarnya yang sangat merasa kehilangan, bahkan di Indonesia sendiri, ada yang menyelenggarakan Tahlilah untuk Jacko (-Red). Rasanya sedih. Miris hati ini. Itulah te rasakan ketika melihat tayangan pemakaman the King of Pop, Michael Jackson yang begitu gegap gempita di televisi-televisi kita sepanjang beberapa hari kemarin. Beberapa stasiun tv bahkan bela-belain menayangkan tayangan eksklusif langsung dari AS dari acara penghormatan terakhir bagi si Raja Musik Pop sampai pagi ! Dan entah berapa juta mata masyarakat Indonesia yang rela menahan kantuk demi menyaksikan acara itu.
sedih, tentu saja. Tapi bukan meratapi kematian sedih, karena pada saat yang sama, berlangsunglah pemakaman seorang muslimah yang Insya Allah menjadi seorang syahidah karena mempertahankan jilbabnya.

Marwa Al-Sharbini, seorang ibu satu anak yang sedang mengandunng tiga bulan, wafat akibat ditikam sebanyak 18 kali oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia yang anti-Islam dan anti-Muslim. Tapi berita ini, sama sekali tidak ditayangkan di televisi-televisi Indonesia, negara yang pada kenyataannya bermayoritas penduduk Muslim. Bahkan mungkin, tak banyak dari kita yang tahu akan peristiwa yang menimpa Marwa (Juju raja, baru tau dari milis tetangga).

marwa2

Ribuan orang di Mesir yang mengantar jenazah Marwa ke tempat peristirahatannya yang terakhir, memang tidak sebanyak orang yang menangisi kepergian Jacko. Marwa hanya seorang ibu dan bukan superstar seperti Jacko. Tapi kepergian Marwa adalah lambang jihad seorang muslim. Marwa mempertahankan harga dirinya sebagai seorang Muslimah yang mematuhi ajaran agamanya meski untuk itu ia kehilangan nyawanya.
Marwa ditikam di ruang sidang kota Dresden, Jerman saat akan memberikan kesaksian atas kasusnya. Ia mengadukan sorang pemuda Jerman bernama Alex W yang kerap menyebutnya “teroris” hanya karena ia mengenakan jilbab. Dalam suatu kesempatan, pemuda itu bahkan pernah menyerang Marwa dan berusaha melepas jilbab Muslimah asal Mesir itu. Di persidangan itulah, Alex kembali menyerang Marwa, kali ini ia menikam Marwa
berkali-kali. Suami Marwa yang berusaha melindungi isterinya, malah terkena tembakan aparat keamanan pengadilan yang berdalih tak sengaja menembak suami Marwa yang kini dalam kondisi kritis di rumah sakit Dresden.
Peristiwa ini sepi dari pemberitaan di media massa Jerman dan mungkin dari pemberitaan media massa asing dunia karena yang menjadi korban adalah seorang muslimah yang dibunuh oleh orang Barat yang anti-Islam dan anti-Muslim. Situasinya mungkin akan berbeda jika yang menjadi korban adalah satu orang Jerman atau orang Barat yang dibunuh oleh seorang ektrimis Islam. Beritanya dipastikan akan gempar dan mendunia.

Itulah sebabnya, mengapa di tv-tv Indonesia dan mungkin dunia kemarin cuma dijejali dengan pemberitaan seputar pemakaman Jacko yang mengharu biru itu. Tak ada berita pemakaman syahidah Marwa Al-Sharbini yang mendapat sebutan “Pahlwan Jilbab”. Tak ada protes dunia Islam atas kematiannya. Tak ada tangis kaum muslimin dunia untuknya. Tapi tak mengapa Marwa … karena engkau pastinya akan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi-Nya. Seiring doa dari orang-orang yang mencintaimu. Selamat jalan saudariku tercinta karena Allah, tauladanmu kan kami patri sebagai langkah jihad yang berusaha kami tempuh, dan maafkanlah kami jika kurang peduli …

Permalink Leave a Comment

Ketika Masa Itu, Berakhir…. Tapi Tak Untuk Dilupakan!!

July 6, 2009 at 9:41 am (Uncategorized)

Banyak yang bilang, masa-masa SMA itu masa yang paling menyenangkan. Masa dimana semua kenangan indah dan pengalaman baru tentang hidup, terjadi. Tapi, sepertinya banyak yang tidak sependapat juga. Ga sedikit masa-masa SMAnya itu penuh perjuangan dan kegetiran, bahkan mungkin menyesal. Beberapa merasa, masa SMA-lah mereka mendapat banyak perubahan.  Ada yang berubah menjadi lebih baik, ad juga yang sebaliknya. Yang jelas, apapun itu, semua pasti bisa diambil hikmahnya. As for me, i remember High School as lots of fun. Meski belum menyambut hidayah 4W1 seperti sekarang, tapi banyak hal yang membantu membentuk karakter seperti sekarang ini. Beberapa memang sudah dominan sejak lahir.

BasketballMungkin yang paling terindah ketika masa SMU, diantaranya ketika seru-serunya berlatih basket. Meski sebenernye bukan anak Basket (Gaya banget emang!!). Masa itu juga ingin terkenang, karena persahabatan yang saling berbagi dan tanpa mengenal status sosial maupun intelejensi. Sebuah persahabatan yang saling menguatkan, meski mungkin lebih banyak have funnnya juga. Tapi tetap dalam batas wajar, tentunya. Im not that stupid, to fall at a pudle of mud, you know!!

Apalagi waktu kelas 3 SMA, seneng banget rasanya bisa masuk IPA. jadi ga harus belajar Akuntansi lagi… Siip.Tapi ternyata, FISIKA lebih ngejelimet. Hoosh….dan terakhir, most anctiest of all….PERPISAHAN ke PANGANDARAN, 3 hari 2 malam. seruuuuuuuuuuuuuuuuuu…. specially waktu ke Green Canyon (i even got a picture of it)

green_canyon4That place was magnificent, ga kalah d pokoknye ma yang di Amerika sana. Apalagi ini kawasan wisata Indonesia asli.

Hmm… Buat yang mo liburan, rekomendasi yang bagus tuh. Terutama musim-musim liburan sekolah gini.

ya…

Masa-masa itu memang sudah lama berlalu, tapi tetap terkenang indahnya dan tersimpan di memori. karena Suatu saat, ketika ingin  mengingatnya sejenak. Meski tak mungkin kembali, memori tentangnya dapat dibuka lagi.

Permalink 2 Comments

a love letter to my muslim’s brother n sister

June 22, 2009 at 9:47 am (a litle words from a me)

Untuk saudara/saudariku tercinta coz Allah

Mou  tashou no risuku wa kakugo deshou. Nanka korunda tte tatsu (get it on). Nare ai ja nai ze, kami hitoe no sesshon. Irikunda kanjou kidzukiageta kesshou. Medo in hyuuma no dorama, no enchou, marude moesakaru yoshihara no enjou. Endoresu saki mo korogaru nichijou. warau hodo baka ni, narerutte koto.”

kepal


subhanallah saat membaca arti kata-katanya, makna yang terkandung dalam lyric salah satu lagu favorit serial Naruto itu dalem banget. Disini penulis hanya mengutip sebagian lyricnye aje, suatu saat pasti bakalan ngebahas tentang isi lagunya. Kurang lebih artinya mengenai bagaimana kesiapan kita dalam menghadapi kendala-kendala dalam hidup, penulis menganalogikan sebagai kendala-kendala dalam berdakwah. Tidak  dapat kita hindari, bukankah pada kenyataannya perjalanan dakwah itu ga selalu mulus dan halus?!! Siapkah kita menghadapi batu kerikil ataupun duri yang tersebar!! Tentunya kita harus tetap bangkit, meski sudah berkali-kali terjatuh. Inilah risalah yang wajib kita jalani, sebagai wakil-wakil Allah dibumi, yang akan dibanggakan oleh Rasulullah saw diakhirat nanti karena jumlah yang banyak. Namun jumlah tanpa kualitas serta ukhuwah yang mengikatnya, tentunya bukan harapan kita juga bukan?!!

Belum lama ada seorang teman penulis berbicara, “Ketika tarbiyahnya baik tapi manajemennya kurang baik, bagaimana nasib ummatnya?!” Perkataannya ada benarnya juga.

kepalan tangan ke udara....TAKBIR!!!

“Apa kalian siap menghadapi rintangan? Kalian harus tetap bangkit, meski sesering apapun kalian terjatuh. Ini bukanlah suatu konspirasi, hanya bagian kecil dari sebuah kehidupan saja.  Perasaan yang gundah, berubah menjadi butiran kristal. Akhir cerita dari drama buatan manusia, kembali bersemangat bagai Api Yoshiwara. Masa depan yang penuh kekacauan hampir terasa tiap hari, seakan tak terpikirkan dan hanya tertawa.”

Begitulah (menurut penulis)mereka yang berada dijalan ini bersama-Nya, berani mengambil resiko dan rela terjatuh berkali-kali dan bangkit kembali, hanya demi mencapai ridho-Nya. Tapi, klo penulis boleh memberikan sarannya, realitas kehidupan juga harus dipikirkan. tentunya 4W1 tidak menyukai orang yang mendzolimi dirinya sendiri donk, meski alasannya untuk dakwah. so, offcourse there’s an obligation we have to fulfill.

Bersemangatlah saudara-saudariku tercinta karena ALLAH SWT, karena pelindung kita adalah Dzat Yang Maha Berkuasa dan Maha Pengasih serta Maha Penyayang….

Permalink 2 Comments

Next page »